Rabu, 24 November 2010

Mengapa Pendidikan di Indonesia masih tertinggal??

Ketertinggalan dalam bidang pendidikan di Indonesia merupakan masalah klasik yang belum terselesaikan,berbagai usaha telah dilakukan pemerintah untuk mendongkrak mutu pendidikan ini, mulai dari di gelontorkan milyaran rupiah melalui dana BOS (Biaya Operasional Sekolah), anggaran pendidikan 20% dari APBN maupun APBD, Sampai Pemberian Sertifikasi bagi guru yang profesional.tapi sampai saat ini belum ada kemajuan yang berarti bagi pendidikan di Indonesia. bahkan banyak siswa dari berbagai sekolah yang tidak lulus ujian nasional (UN). Terus bagaimana cara mengatasinya? pertanyaan itulah yang harus kita pikirkan bersama.

Sebelum kita mengkaji lebih dalam,disini penulis mencoba mencari permasalahan-permasalahan yang menghambat dalam peningkatan mutu pendidikan.
1. Faktor Geografi - Wilayah Indonesia yang sangat luas dan berbentuk kepulauan berdampak pada pemerataan Pendidikan. biasanya daerah atau kota besar tingkat mutu pendidikannya tinggi,sedangkan daerah terpencil mutu pendidikannya akan tertinggal. contoh Guru dari Jawa banyak yang menolak jika di tempatkan di daerah pedalaman Kalimantan atau Papua. Selain itu letak geografis sekolah di pedalaman sulit terjangkau oleh alat tranportasi dan komunikasi sehingga pemerataan pendidikan sulit di laksanakan dengan baik.
2. Faktor Ekonomi - Meskipun berbagai cara sudah dilakukan pemerintah agar masyarakat miskin juga bisa mengenyam pendidikan tinggi dengan program sekolah gratis. tetapi tidak dapat di pungkiri masih banyak anak yang putus sekolah dengan alasan faktor Ekonomi. sebagai contoh anak di pedesaan jika ingin melanjutkan sekolah ke jenjang SMA harus bersekolah ke kota. Secara tidak langsung hal itu mengharuskan anak tersebut mencari tempat kos dan biaya makandi kota. Atau contoh lain,karena orang tuanya tidak mampu sehingga anaknya yang masih usia sekolah di tuntut untuk membantu bekerja orang tuanya.
3.Faktor Pendidik -Tenaga Guru di Indonesia sangat kurang kalau di tinjau dari faktor no.1 sekolah di daerah terpencil mengalami kekurangan guru, sehingga proses pembelajaran di daerah tidak berjalan dengan lancar.


bersambung....


 





Bersambung....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar